Penyajian Data

A. PENDAHULUAN

Penyajian data merupakan cara yang digunakan untuk meringkas menata, mengatur atau mengorganisir data sehingga data mudah untuk dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan data tersebut.

B. Penyajian Data Dengan Tabel

  • Tabel merupakan kumpulan angka-angka yang tersusun berdasarkan kategori-kategori atau karakteristik-karakteristik tertentu sehingga memudahkan untuk dianalisis. Data yang disajikan dalam tabel bisa berupa data cross section atau data time series. Secara umum penyusunan tabel memerlukan identitas judul tabel, judul baris, judul kolom, badan tabel catatan dan sumber data. Penyajian data dengan tabel bisa berbentuk tabel satu arah, dua arah dan tiga arah.

  • Tabel Satu Arah

    Tabel satu arah adalah tabel yang hanya terdiri dari satu karakteristik atau kategori. Misalnya :

1. Jumlah penjualan menurut jenis barang.

Jenis BarangJumlah
TV185
Radio200
Kulkas230
Mesin Cuci325
Dispenser425
Jumlah1365


  • Tabel Dua Arah

Yaitu tabel yang terdiri dari dua karakteristik atau dua kategori misalnya :

1. Jumlah penjualan menurut jenis barang dan daerah penjualan.

Jenis BarangBekasiBogorJakarta
TV131141256
Radio Compo150120178
Kulkas20090269
Mesin Cuci389123578
Dispenser80256100
Jumlah9507301381

  • Tabel Tiga Arah

Tabel tiga arah menunjukan tiga karakteristik atau kategori data misalnya :

  1. Jumlah Investasi menurut jenis usaha, negara asal dan lokasi investasi.

C. Penyajian Data Dengan Grafik

Selain menyajikan data dengan menggunakan tabel, kita dapat juga menyajikan data dengan menggunakan gambar-gambar atau grafik. Banyak sekali jenis tampilan data dalam bentuk grafik tetapi pada bagian ini hanya ditampilkan grafik-grafik yang umum di jumpai seperti : Grafik garis (Line Chart), Grafik balok/batang (Bar Chart), Grafik Lingkaran (Pie Chart), dan Pictogram.

  • Grafik Garis

Grafik garis secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu single line chart yang terdiri dari satu garis saja dan multiple line chart yang terdiri dari beberapa garis. Garfik garis baik yang tunggal maupun yang terdiri dari beberapa garis sangat berguna untuk menggambarkan perkembangan suatu kegiatan. Umumnya grafik ini digunakan untuk data yang berbentuk time series yang sekaligus bisa dilihat trend-nya.

  • Grafik Batang/Balok

Grafik batang/balok (Bar Chart) secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu single Bar chart yang terdiri dari satu batang saja dan multiplebar chart yang terdiri dari beberapa batang. Grafik batang baik yang tunggal maupun yang terdiri dari beberapa batang sangat berguna untuk menggambarkan perbandingan suatu kegiatan. Grafik ini digunakan untuk data yang berbentuk cross section dan time series.

  • Grafik Lingkaran

Grafik Lingkaran (Pie Chart) secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu single Pie chart yang terdiri dari satu lingkaran saja dan multiple pie chart yang terdiri dari beberapa lingkaran. Grafik lingkaran baik yang tunggal maupun yang terdiri dari beberapa lingkaran sangat berguna untuk menggambarkan perbandingan suatu kegiatan berdasrkan nilai-nilai karakteristik satu dengan yang lain dan dengan keseluruhan (biasanya dalam persentase). Grafik ini digunakan untuk data yang berbentuk cross section.

  • Pictogram

Pictogram adalah grafik berupa gambar di dalam bidang koordinat XY dinyatakan gambar-gambar dengan suatu ciri-ciri khusus untuk suatu karakteristik. Misalnya untuk menyatakan jumlah mobil pada tahun-tahun tertentu, dapat digambarkan berupa gambar mobil(secara sederhana). Tiap gambar mewakili suatu jumlah tertentu.

Data jumlah mobil di desa Karang Asem dari tahun ketahun adalah sebagai berikut:

  • Tahun 2011 sebanyak 5.000 mobil
  • Tahun 2012 sebanyak 6.500 mobil
  • Tahun 2013 sebanyak 9.000 mobil
  • Tahun 2014 sebanyak 10.000 mobil
  • Tahun 2015 sebanyak 11.000 mobil

Sumber :

http://rumusnih.blogspot.com/2015/09/penyajian-data-menggunakan-piktogram.html

Statistika

Statistika adalah Suatu ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang tidak menyeluruh.
Dalam arti sempit Statistik adalah data ringkasan berbentuk angka (kuantitatif).

Sebagai suatu bidang studi, statistik memiliki dua bagian utama, yaitu:
>Statistika Deskriptif adalah ilmu statistika yang mempelajari tentang pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data.
>Statistika Inferensi (Statistika Induktif) adalah ilmu statistika yang mempelajari tentang cara pengambilan kesimpulan secara menyeluruh (populasi) berdasarkan data sebagian (sampel) dari populasi tersebut.

Kegunaan Statistika dalam bidange konomi yaitu:
•Bidang produksi
•Bidang Akuntansi
•Bidang pemasaran

Pengetahuan tentang statistik membantu untuk:
1.Menjelaskan hubungan antar variabel.
2.Membuat keputusan lebih baik.
3.Mengatasi perubahan-perubahan.
4.Membuat rencana dan ramalan, dll.

Tahap-tahap dalam statistik adalah:
1.Mengidentifikasikan persoalan.
2.Pengumpulan fakta-fakta yang ada.
3.Mengumpulkan data asli yang baru.
4.Klasifikasi data.
5.Penyajian data.
6.Analisa data.

Populasi, Sampel dan Data.
Populasi adalah seluruh elemen yang akan diteliti.
Sampel adalah elemen yang merupakan bagian dari populasi.
Data adalah fakta-fakta yang dapat dipercaya kebenarannya.

Jenis-jenis pengambilan sampel yaitu:

  1. Random sederhana (simple random sampling)
    Adalah pengambilan sampel secara acak sehingga setiap anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi sampel, misalnya dengan cara undian.
  2. Random berstrata (Stratified Random Sampling) Adalah pengambilan sampel yang populasinya dibagi-bagi menjadi beberapa bagian/stratum. Anggota-anggota dari stratum dipilih secara random, kemudian dijumlahkan, jumlah ini membentuk anggota sampel.
  3. Sistematis (SystematicSampling) Adalah pengambilan sampel berdasarkan urutan tertentu dari populasi yang telah disusun secara teratur dan diberi nomer urut.
  4. Luas/Sampel Kelompok (Cluster sampling)                                     Adalah pengambilan sampel tidak langsung memilih anggota populasi untuk dijadikan sampel tetapi memilih kelompok terlebih dahulu. Yang termasuk sebagai sampel adalah anggota yang berada dalam kelompok terpilih tersebut. Jika kelompok-kelompok tersebut merupakan pembagian daerah-daerah geografis, maka cluster sampling ini disebut juga area sampling.

Pembagian data dapat dibedakan menurut:

  1. Sifatnya
    a.) Data kualitatif ialah data yang disajikan bukan dalam bentuk angka, misalnya agama, jenis kelamin, daerah, suku bangsa, pangkat pegawai, jabatan pegawai dan sebagainya.
    b.)
    Data kuantitatif ialah data yang disajikan dalam bentuk angka.
    Data ini terbagi menjadi: 1) Data kontinu adalah data yang satuannya bisa dalam pecahan.
    2) Data diskret adalah data yang satuannya selalu bulat dalam bilangan asli, tidak berbentuk pecahan. .
  2. Waktunya                                                                                                            a.) Data silang (Cross Section) ialah data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang bisa menggambarkan keadaan/kegiatan pada waktu tersebut, misalnya jumlah warga DKI Jakarta menurut asal dan agama pada tahun 1999. b.) Data Berkala (Time Series) ialah data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu, misalnya data angka kematian dan kelahiran dari tahun ke tahun di Indonesia yang cenderung membesar dan mengecil. .
  3. Cara Memperolehnya   a.) Data primer ialah data yang didapatkan langsung dari responden. b.) Data Sekunder ialah data yang diambil dari data primer yang telah diolah, untuk tujuan lain. .
  4. Sumbernya a.) Data Internal ialah data yang menggambarkan dari keadaan didalam suatu organisasi. b.) Data Eksternal ialah data yang dibutuhkan dari luar untuk kebutuhan suatu organisasi tersebut.

Syarat Data yang baik adalah:
1. Benar/Obyektif.
2. Mewakili/Wajar (representative).
3. Dipercaya, artinya kesalahan bakunya kecil.
4. Tepat waktu (up to date)
5.Relevan (data yang dikumpulkan ada hubungannya dengan permasalahannya).

Untuk analisa data penelitian, diperlukan macam-macam ukuran skala yaitu:

  1. Skala Nominal (Skala Klasifikasi).
    Adalah skala yang hanya mempunyai ciri untuk membedakan skala ukur yang satu dengan skala ukur yang lain.
  2. Skala Ordinal.
    Adalah skala yang selain mempunyai ciri untuk membedakan juga mempunyai untuk mengurutkan pada rentangan tertentu.
  3. Skala Interval. Adalah skala yang selain mempunyai ciri untuk membedakan dan mengurutkan juga mempunyai ciri jarak yang sama.
  4. Skala Rasio. Adalah skala yang mempunyai 4 ciri yaitu membedakan, mengurutkan, mempunyai jarak yang sama dan mempunyai titik nol yang berarti sehingga dapat menghitung rasio atau perbandingan diantara nilai.

Simbol Sigma

Sumber : Pertemuan 1 Statistika (Ibu Herlawati Herlawati)